Bermain dengan Biota Laut di Seaworld Ancol

Libur hari raya iduladha kali ini bertepatan pada hari jumat, jadi hari sabtunya kantor diliburkan aaahh senangnya πŸ˜€ senang karena long week end, tapi bukan hanya itu saja tanggal 1 september 2017 juga merupakan hari keramat. Kenapa disebut hari keramat? Yap hari keramat karena harus menanti pengumuman kelulusan, harap-harap cemas dari dua minggu lalu akan terjawab hari ini. Kecemasan, kegaluan, begadang berbulan-bulan dan kegelisahan-kegelisahan lainnya akhirnya terbayar sudah. Pengumuman yang dinantikan menunjukan hasil kelulusan dengan nilai yang memuaskan πŸ˜€ sudah lega jadi boleh liburan dongg hehe

Sabtu, 02 Agustus 2017

Akhirnya setelah sekian tahun tinggal di Jakarta, untuk pertama kalinya ke Seaworld Taman Impian Jaya Ancol.  Kami berangkat dari rumah sekitar pukul 09.00 WIB dan janjian di halte busway Gatot Subroto Jamsostek, kemudian menggunakan busway ke Kota Tua. Setelah itu transhit lagi di halte Gunung Sahari dan melanjutkan ke Ancol. Sekitar pukul 10.00 WIB kami sudah sampai di Ancol, luar biasa jalanan Jakarta sangat lancar jika sedang long week end seperti ini. Sebenarnya jika ingin ke Ancol menggunakan busway, bisa juga dari PGC langsung ke Ancol jadi tidak perlu beberapa kali transit.

Setelah sampai, kami langsung membeli tiket masuk Ancol. Harga tiket masuk Ancol Rp. 25.000,- per orang. Setelah itu kami naik wara wiri (bus kecil) dan turun di halte monumen, dari halte monumen ternyata masih harus berjalan kaki untuk sampai di Seaworld, kirain langsung berhenti di depan pintu masuknya. Setelah sampai di pintu masuk Seaworld, ada beberapa petugas yang memeriksa tas pengunjung. Ketika masuk seaworld tidak diperbolehkan membawa makanan ringan ataupun minuman kemasan, diperbolehkan membawa minum asalkan menggunakan tempat minum.

Antrian tiket masuk sudah cukup ramai, padahal masih sekitar pukul 10.30 WIB. Jam buka Seaword sendiri mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB. Harga tiket masuk Seaworld Rp. 115.000,- per orang dan harga tiket bundling Rp. 200.000,- (termasuk Seaworld dan Ocean Dream Samudra). Tiket sudah ditangan dan kami pun masuk, tapi sebelumnya kami menyerahkan tiket ke petugas dan tangan kami pun distempel. Dengan stempel ini kami dapat keluar masuk area, seperti membeli makanan ataupun sholat, jadi jangan sampai hilang ya stempelnya.

Tiket Masuk Seaworld 

Hal pertama yang dirasakan ketika masuk itu gelap dan burem (maafkan mata minus ini), ketika masuk terdengar informasi bahwa akan ada pertunjukan memberi makan ikan di akuarium utama. Kami pun bergegas menuju akuarium utama yang saat itu sudah penuh oleh pengunjung, hingga kami yang semampai (semeter tak sampai) ini cukup kesulitan untuk melihat. Sebelum melihat pemberian makan ikan,  pemandu acara menjelaskan sedikit tentang Seaworld. Kemudian mengajak pengunjung yang menonton bermain tebak-tebakan.

Binatang apa saja yang ada di Seaworld selain ikan? Ada yang bilang kuda laut, penyu, kura-kura dan lain-lain tapi ternyata kuda laut itu termasuk jenis ikan loh, karena kuda laut bernapas menggunakan insang. Nah untuk binatang selain ikan di Seaworld ada Otter, bintang laut, kura-kura, kepiting laba-laba raksasa (Giant Japaness Spider Crab), gurita dewa laut (Giant Pacific Octopus), ubur-ubur dan lain-lain. Setelah pemandu acara bercerita cukup lama akhirnya dua penyelam sudah terlihat membawa ember makanan dan ikan-ikan langsung berkumpul.

Pemberian makan ikan masih berlangsung tapi kami tidak menyaksikan hingga selesai, kami langsung menjelajah akuarium-akuarium lain. Selain akuarium, disini juga terdapat mini theater dan area touch pool. Suasana di dalam mini theater menyenangkan walaupun gelap, semua dinding terdapat gambar-gambar ikan yang seakan menyala. Untuk film yang ditampilkan kami tidak terlalu memperhatikan karena sibuk dengan kenorak-an kami yang ketawa-ketawa melihat sepatu dan baju kami yang seakan menyala. Sedangkan untuk area touch pool tersedia beberapa kolam seperti kolam bintang laut, penyu, dan beberapa jenis ikan. Di area touch pool ini, pengunjung diperbolehkan memegang binatang laut tersebut.

IMG-20170902-WA0127

Area Mini Theater

Area Touch Pool

Sudah cukup lama berkeliling tapi belum masuk terowongan bawah akuarium utama terasa ada yang kurang ya, tapi ntah dimana pintu masuknya akhirnya kami pun bertanya ke petugas dan ternyata kami sudah melewati pintu masuk itu, hanya saja tadi penuh oleh penonton akuarium utama. Di terowongan ini ada conveyor dan bisa juga berjalan, karena conveyor berjalan sangat lambat akhirnya kami pun berjalan tapi sayangnya saat itu sangat penuh jadi kami kurang puas menyaksikan ikan-ikan tersebut. Keluar dari terowongan kami pun langsung keluar area untuk makan siang, ketika keluar pintu Seaworld langsung menuju tempat berjualan souvenir dan kantin tapi karena kami membawa bekal jadi langsung mencari tempat teduh untuk menikmati bekal makan siang kami.

Perut sudah terisi tapi kami pun belum puas menikmati pemandangan bawah laut, jadi kami masuk lagi (sayang juga kan sudah masuk mahal-mahal tapi ga puas, ga mau rugi banget hehe). Kami berkeliling melihat akuarium Jelly Fish, masuk gua dan mencoba memasukan kepala kami untuk melihat ikan lebih dekat lagi. Setelah lelah berkeliling kami pun duduk di depan akuarium utama, menyaksikan ikan-ikan yang berenang seperti berkelompok dan kami pun mengamati tingkah ikan yang menjadi idola disini (ikan pari) yang berenang ke atas kemudian diam dan merosot hahaha ntah kenapa tingkah ikan pari ini sangat lucu. Oh iya disini bukan hanya ikan pari saja yang lucu, kami juga mengamati tingkah ikan pakol yang berenang sangat semangat.

Area Jelly Fish 

Sudah cukup lama duduk mengamati ikan, kami pun kembali masuk terowongan akuarium utama, bukan hanya sekali tapi sampai dua kali haha *maafkan kenora-an kami ini -_-

Terowongan Akuarium Utama 

Hari sudah semakin sore, kami pun keluar area Seaworld. Bukannya pulang, kami malah akan mampir ke pantai nya. Kami berjalan cukup jauh sampai akhirnya kami pun tertarik untuk naik perahu dan turun di pantai.  Naik perahu disini Rp. 10.000,- per orang dan tidak perlu cape-cape jalan, langsung sampai di pantai. Selain itu, sudah bisa menikmati pemandangan sekitar walaupun angin nya cukup kencang.

Perahu Menuju Pantai Ancol

Sampai di pantai, kami menyusuri jembatan dan melanjutkan menghabiskan bekal makan yang sudah kami bawa.

Suasana di Pinggir Pantai dengan Angin yang sangat kencang 

Selesai menghabiskan bekal, kami pun berlari mengejar wara wiri dan melanjutkan pulang menggunakan busway arah PGC. Terima kasih untuk jalan-jalan hari ini Tiwi dan Rani 😘😘

Advertisements

72 thoughts on “Bermain dengan Biota Laut di Seaworld Ancol

  1. Udah dari dulu pengen ke seaworld tapi belum kesampaian. Btw panjang terowongannya katanya sekarang lebih pendek dari yg dulu ya kak? kalo sekarang kira-kira berapa meter ya?

    • Cus Ka Ning lagi ada promo, berempat 350ribu udah sama masuk ocean dream samudra.. Kalo untuk panjang terowongannya kurang tau soalnya baru pertama kali tapi lumayan sih Ka Ning pegel juga kalo jalan kaki 😁

  2. Wah serunya, aku lama di jkt belum pernah kesana malah. Kalo nanti kesana liat blog ini lagi ah buat panduan haha..
    Antin, itu coba kata β€˜transit’nya dikondisikan hihihi.. Btw selamat ya atas kelulusannya πŸ™‚

  3. Hai kak antin ini leni #gadayangnanya.. nama aku di wordpress jadi fey doang.. hahah
    Sekarang harga tiketnya 115 rebu kak? Mahal banget ya.. dulu pas aku kesana cuman 90 rb.. dapet promo 50% juga.. hihi.. #pelitgamaurugi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s