Mengulik Bagaimana Enaknya Kuliner dan Nonton Sekaligus Menghasilkan Uang

Akhirnya setelah beberapa bulan bergabung dengan Kubbu, tepatnya dari bulan april lalu. Baru hari ini untuk pertama kalinya gue bisa dateng ke acara kopdar Kubbu dan mengenal beberapa orang yang namanya sering gue liat di group WA. Buat yang belum tau Kubbu, gue pernah ulas sedikit acara yang pernah Kubbu bikin di postingan Konsistensi dalam Menulis Blog

Sabtu, 29 Juli 2017

Kopdar kali ini bertempat di Perpustakaan Umum Daerah Jakarta Selatan dengan tema Life Style Blogger “Kuliner dan Nonton Dapat Uang (Food & Movie) “. Untuk narasumbernya, Kubbu mendatangkan seorang movie blogger bernama Arisman Riyadi (Aris) dan food blogger yang bernama Bernavita Fiana (Benaaa).

IMG_20170729_224112

Sumber Poster: Twitter Kubbu

Kemarin gue emang datang telat, jadi pas gue dateng narasumbernya sudah duduk manis bersama team kubbu. Setelah itu mas Arisman langsung memperkenalkan diri, mas arisman ini adalah seorang freelance dan blogger. Beliau juga pernah menjadi pengamat muda pestival film Bandung. Pada hari ini mas arisman akan berdiskusi tentang Review (Sebenarnya) Film. Kenapa menggunakan (sebenarnya)? Karena menurut mas asrisman kebanyakan orang-orang menulis kata review film blablabla di judul postingannya tapi pas dibuka ternyata postingannya hanya berupa sinopsisnya saja. Apa bedanya review dengan sinopsis? Jika sinopsis hanya menceritakan alur cerita saja, sedangkan review adalah spoiler tapi nanggung dan dalam review harus memperhatikan beberapa point (akan dibahas di bawah)

IMG_20170729_111641

Hal yang harus di ingat:

  • Review film BERBEDA dengan kritik film
  • Semua blogger boleh mereview film
  • Gunakan bahasa yang kalian suka
  • Tonton film nya
  • Tonton samapi habis

Ada beberapa point yang harus diperhatikan ketika ingin mereview film, yaitu:

  1. Review melalui poster film tersebut, poster disini adalah poster resmi yang sudah tertera nama pemain, sutradara dan semua pihak yang terlibat dalam film tersebut.
  2. Lihat alur ceritanya.
  3. Mengamati pemainnya, mengamati bagaimana akting pemainnya pada film-film sebelumnya.
  4. Sinematografi, mengamati tata letak kamera, komposisi penataan meja dll serta pencahayaan dalam film tersebut.
  5. Tata suara dan musik, apa bedanya tata suara dan musik? Tata suara adalah suara-suara yang terdengar ketika film tersebut berlangsung, misalnya suara meja bergeser atau suara pintu yang diketuk. Sedangkan musik adalah ost film tersebut atau seperti suara alat musik.
  6. Sutradara, untuk melihat seberapa hebat sutradaranya, harus dilihat dari keseluruhan hasil dari film tersebut.
  7. Skenario, ini adalah point penting dalam sebuah film.
  8. Best moment, hal yang paling diingat dalam film tersebut.
  9. Kesan dan pesan, hal terbaik yang diingat ketika selesai menonton film tersebut.

Dalam membuat review film banyak yang menggunakan ratting, padahal ratting tersebut kadang berperangaruh tapi terkadang tidak berpengaruh sama sekali. Oh iya untuk hasil rating tersebut diperoleh dari point-point yang udah gue jabarin diatas, jadi jika kalian mengamati 5 point diatas maka rattingnya adalah 5 of 5 dan jika sudah 10 of 10  berarti point yang direview sudah sangat detail.

Nah yang menjadi point penting dalam pembahasan kali ini adalah gimana caranya menonton tapi bisa menghasilkan uang atau bisa nonton gratis. Menurut mas arisman bisa mengajukan kerjasama ke PH-PH tapi sebelum itu harus konsisten dulu untuk menulis review film di blog agar PH tersebut percaya, mengikuti kuis yang diadakan oleh PH-PH juga bisa menjadi salah satu cara bisa nonton gratis dan bisa juga bergabung dengan komunitas-komunitas film untuk menambah networking.

Nah untuk pemula yang ingin mereview film hal yang harus dilakukan adalah menonton film dulu sampai habis, setelah itu coba tulis  tentang pemainnya, alur cerita dll dengan bahasa kita. Pada paragraf pertama bisa menuliskan kejadian pribadi ketika akan menonton, kemudian membahas nama-nama pemainnya dan sutradara dalam film tersebut.

Setelah mas arisman selesai berbagi tentang film, sesi kedua akan membahas tentang makanan bersama Ka Benaaa. Kenapa a nya 3 ? karena jika a nya satu milik bena kribo, sedangkan jika a nya 4 itu HVS hahaha perkenalan yang cukup bikin mencairkan suasana.  Ka benaaa ini seorang food blogger yang sudah aktif sejak tahun 2009, yang mempunyai Tagline Eat, Sleep, Travelling. Membahas kuliner, membahas tempat menginap dan membahas tempat jalan-jalan.

IMG_20170729_121355

Point of interest yaitu plating, rasa (harus peka terhadap rasa, bukan hanya mengenal manis, asin, asam dan pait saja), suasana, foto (foto yang dihasilkan harus membuat orang lain jadi ingin mencoba makanan tersebut), lokasi, harga dan nama makanan (nama menu adalah hal penting dalam mereview makanan).

Angle foto seperti pencahayaan alami (jika malam hari, usahakan foto di dekat lampu atau menggunakan center HP tapi jangan dari atas melainkan dari samping agar hasil foto makanan tidak berbayang), memperhatikan kompisisi makanan, background (usahakan hitam dan putih karena point utama dari foto adalah makanan), penataan makanan, ambil foto sebanyak-banyaknya dan editing (editing sederhana saja dan jangan menggunakan watermark yang terlalu besar).

Keuntungan menjadi food blogger yaitu mempunyai banyak relasi dalam bidang kuliner, menjadi yang terdepan mencicipi makanan dan mengulasnya, menjadi yang pertama diingat oleh pebisnis kuliner saat membuka venue baru, mencicipi banyak makanan dan tentunya kenyang.

Langkah awal untuk menjadi food blogger, harus punya passion (punya niat dan peka terhadap rasa), peka sama rasa bukan perasaan, hobi menulis dan bisa menciptakan bayangan rasa untuk pembaca, hobi motret dan bisa menciptakan penikmat foto ikut andil dalam rasa dari foto tersebut.

Tips menjadi food blogger:

  1. Mencintai kuliner
  2. Konsisten menulis
  3. Konsisten pada tema “Food Blogger”
  4. Fokus dalam mengambil foto
  5. Perbanyak mengolah rasa dengan lidah
  6. Jujur saat memberikan review
  7. Jangan terfokus pada “makan gratis”
  8. Jangan terfokus pada “cari untung”

Setelah acara selesai, semua peserta sholat dan kemudian dilanjutkan dengan ngobrol-ngobrol cantik di taman depan perpustakaan. Oh iya kemarin mas achi sempat menanyakan saran ke semua peserta yang hadir, mungkin sarannya jika Kubbu mengadakan kopdar lagi mungkin bisa diadakan acara perkenalan peserta. Ya perkenalan biasa saja, jadi semua peserta khususnya warga Kubbu bisa saling kenal satu sama lain *Duh ini saran suka muncul telat, baru kepikiran pas nulis ini 🙂

Jakarta, 30 Juli 2017

Antin Aprianti (Menulis ditemani rintikan hujan)

Advertisements

5 thoughts on “Mengulik Bagaimana Enaknya Kuliner dan Nonton Sekaligus Menghasilkan Uang

  1. Pingback: Mengulik Bagaimana Enaknya Kuliner dan Nonton Sekaligus Menghasilkan Uang – KUBBU-BPJ

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s