Review Novel Relationshit karya Alitt Susanto

Relationshit ? Bukannya Relationship ? Yap bener ko gue ga salah tulis, memang itu lah judulnya RELATIONSHIT. Buku ini adalah buku ketiga Alitt Susanto atau yang lebih dikenal dengan nama @Shitlicious. Buku ini bercerita  tentang kisah kegagalan-kegalanan cinta, persahabatan dan keluarga. pasti penasaran kan ?

Buku dengan tebal 229 halaman ini terdiri dari 11 Bab dan 2 halaman sambutan, nah pertaman kita buka buku ini kita disambut dengan tulisan “Untuk Mereka yang  Selalu Ada dan Pernah Ada” Halaman ini berisi ucapan terima kasih alitt untuk orang-orang yang selalu ada dan pernah ada dihidupnya. Menariknya di bab ini juga disediain kolom khusus untuk namain buku kalian lohh !! Berlanjut kita buka halaman selanjutnya yang berjudul “Before You Read The Stories” Halaman ini sama seperti kata pengantar yang sering di skip oleh para pembaca tapi uniknya alitt merubah judul kata pengantar dengan “Before You Read The Stories” yang bikin orang penasaran pengen baca. Dan kata-kata yang paling gue suka di halama ini adalah “Memang nggak semua Happy Ending tapi kita bakal lebih banyak belajar dari kegagalan bukan keberhasilan” yap gue setuju dengan kata-kata itu.

Dan yang menjadi bab awal buku ini diberi judul “How I Met Her Mother” Bab ini bercertita tentang alitt yang berkenalan dengan cewe bernama Nina, mereka pun mempunyai kesamaan yang sama yaitu menolak kerja kantoran karena menurut mereka “untuk menikmati hidup, kita harus banyak berkarya”.  sampe akhirnya kejadian itu terjadi, saat setelah mereka makan alitt nganter nina pulang dan sesampainya dirumah nina, alitt malah jadi target prospek nyokapnya nina. Hal itu lah yang bikin alitt trauma, bukan sama nina tapi sama wajah keserakahan nina dan keluarganya.

“Mencintai Si Jeni” nah di bab kedua ini bercerita tentang suka duka nya alitt dan jeni. Siapa jeni ? Jeni itu pelesetan dari tipe mobil Honda Genio. Jeni adalah mobil pertama yang alitt beli pake uangnya sendiri. sukanya ga perlu gue ceritain lah yaa pasti kalian tau rasanya beli barang hasil keringat sendiri rasanya pasti bangga banget beda sama hasil pemberian orang tua. nah dukanya  bermula dari modofikasi, jeni di beliin audio system, velg nya diganti pake ukuran yang lebih gede, ban juga diganti dengan yang lebih tipis dan knalpot diganti pake racking abal-abal. karena jeni mobil tua otomatis dia ga bisa adaptasi dengan benda-benda aneh yang alitt ganti alhasil jeni pun mulai sering mogok dan semakin sering masuk bengkel sampe akhirnya alitt kepikiran buat ngejual jeni tapi alitt inget akan hal-hal seru yang pernah mereka lalui karena menurut alitt “kadang hal yang baru itu datang hanya untuk mengingatkan betapa berharganya hal yang sudah kita tinggalkan”. Yap bener mungkin jeni memang sering mogok dan semakin lama semakin menjadi-jadi tapi hal itu bermula dari alitt sendiri yang memodifikasi jeni.

 “Ternyata dimana kita tinggal, nggak menentukan kita bakal jadi orang kaya apa. yang menentukan adalah dengan siapa kita bergaul disana” itu sedikit kalimat ajaib yang gue baca di bab ini. Bab ketiga yang berjudul “Firasat” ini sebelumnya gue udah pernah baca di blognya alitt, bab ini bercerita tentang sahabat STM alitt yang bernama Trisna. kalo kalian sering mampir ke blog alitt pasti tau dehh.

Bab Keempat “Adik Gue Jagoan Gue” bab ini nyeritan tentang kedekatannya Alitt sama adiknya yang bernama Andi. Mereka yang sejak kecil sudah ditinggal orang tua dan hidup berdua, alitt lah yang mengurusin segala kebutuhan Andi sampai akhirnya dimana alitt harus pergi kuliah ke jogja. Beberapa tahun berlalu, alitt udah bisa ngasilin duit sendiri dari bekerja sebagai penulis. Pekerjaan yang membuatnya menjadi sangat sibuk samapai tidak sempat memperhatikan Andi. Alitt pun mencurahkan kasih sayang ke Andi dengan hal-hal yang berbentuk materi sehingga merubah andi anak kebanggaan menjadi andi yang bandel karena kurang perhatian dari keluarga. alitt sadar akan hal itu karena “nggak ada anak yang nakal kalo mereka ngerasa nyaman dengan keadaan rumah. asal mereka merasa bahwa tempat curhat paling menyenangkan adalah keluarga bukan teman yang masih sama-sama hijau dan memberi masukan menyesatkan”. Sampai akhirnya alitt memutuskan untuk pindahin andi ke batam dengan membiayai andi di sekolah SMA yang bagus tapi dengan syarat andi tidak mendapatkan uang jajan. andi pun harus bekerja membantu pamannya jualan gorengan sepulang sekolah untuk bisa dapat uang jajan sendiri.

“Mencintai itu tidak harus bisa menggandeng tangan, mencintai itu tidak harus bisa membuat tertawa, mencintai itu bahagia melihat si dia menikmati hidupnya”. itulah alasan-alasan supri yang tidak mau berjuang secara berani. Bersembunyi dibalik alasan “Cinta tak Harus Memiliki”. Hanya melakukan hal-hal yang tidak berarti bagi orang yang dicintainya. yaa “Cinta tapi Bungkam” itulah yang selama ini supri lakukan selama ini. hanya bisa mengamuni ningsih dari kejauhan tanpa berani mengungkapkannya kepada ningsih 😦 “Cinta tak se-egois itu, manusialah yang memilihnya”.

Dan masih ada beberapa bab lagi yang bisa kalian baca sendiri, yap tentunya harus beli bukunya dulu dongg 😀 tapi yang asli yaa kasian bang alitt nanti ga dapet royalti hehe. menurut gue dari semua bab di buku ini yang bikin susah move on itu di bab-bab terakhir yang bercerita tentang eyangnya bang alitt yang tidak pernah menunjukan rasa sayangnya tapi beliau langsung menunjukkannya dengan tindakan,terus ada juga cerita tentang long distance relain-ship yang bercerita tentang hubungan bang alitt dengan perempuan bernama wina yang harus LDR dan bab terakhir yang jadi juaranya yaitu Love in Different Religion yang bercerita tentang hubungan beda agama, kalo kalian baca bab terakhir ini kalian bakal kagum sangat sama sosok perempuan bernama maria dan kalimat juara di bab terakhir ini cukup menohok

Jadi, kalo ada pertanyaan, “katanya, jodoh itu di tangan tuhan, tapi bagaimana jika keyakinan kita berbeda?” Jawaban gue adalah, ” ini bukan tentang keyakinan antara manusia dan tuhan. ini adalah tentang keyakinan untuk tetap memperjuangkan hubungan atau tidak. jadi, meski jodohnya sudah ditentukan tuhan, kalo manusianya sendiri tidak yakin dengan pilihan itu, hubungan itu tidak akan bertahan.”

menurut gue buku Relationshit ini bukan cuman bisa bikin kita ketawa ngakak tapi kita juga bisa belajar banyak dari pengalaman bang alitt, dibungkus dengan bahasa yang sederhana membuat kita ikut terhanyut mengikuti alur ceritanya. kalo disuruh kasih bintang, gue kasih 9 dari 10 bintang untuk buku ini dan masih menunggu buku selanjutnya Alitt Susanto 🙂 *draft dari 2014 baru sekarang dilanjutin dan diposting 😦 telat lebih baik dari tidak hehe

Advertisements

4 Comments

  1. Selain banyak berkarya, juga perlu banyak bersyukur biar hidup kita makin manja

    • nah bener itu, harus banyak2 bersyukur biar selalu seneng 😊😊

  2. Mencintai itu ikhlas melihat dia bahagia bersama yg lain ihik ihik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: